Tuesday, August 27, 2013

Tentang Kemarin

Ada hari yang biru
Ketika semua tawa itu menjadi satu
Ada hari yang kelabu
Disaat semua tekanan beradu
Ada bunga yang bermekaran di taman
Lalu dipetik oleh sang kumbang dan bersemi
Ada semut-semut kecil didinding yang berjajar
Menjadi setia untuk saling mengisi, dan berarti
Ada yang retak lalu terpisahkan
Ada keramaian ditengah kekosongan
Cahaya merah menyala untuk menang
Tetes keringat mengalir tak tertahankan
Perlahan menghilang dan tak kembali
Sesekali terlihat samar dan menyapa
Kemudian lenyap dan menghilang kembali
Rindu untuk dikenang atau mengenag

Hingga satu per satu daun jatuh dari batang pohon
Yang telah tumbuh menjadi besar dan berbuah manis
Ada yang tersisa tinggal beberapa
Mungkin akan jatuh juga secara perlahan
Melihat yang lain yang telah tiada
Tetapi pohon itu tetap tumbuh dan berbuah manis
Dan daunnya akan tetap berlubang bahkan layu dan terjatuh lagi
Lalu sang pohon menumbuhkan lagi menjadi daun yang berlubang
Berulang-ulang entah sampai kapan

Aku baik baik saja

Detik ini aku ingin berteriak sekencang kencangnya...
Sampai aku tak dapat lagi mendengar suaraku...
Berharap beban sedkit hilang dan terbang...

Mungkin ini ide klasik...
Saran seorang bodoh...
Yang tak tau bagaimana cara mengurangi beban hati...

Jangan tanyakan mengapa dan kenapa...
Karena hanya Alloh yang tau...
Kenapa aku seperti ini...

Aku tak ingin menjadi seorang pengeluh...
Yang tiap langkahnya merasa kecewa...
Namun, aku bukan seorang motivator...
Yang setiap ucapan dan apa yang dikerjakan...
Berdasarkan keoptimisan bahwa dia mampu...

Aku manusia yang memiliki rasa...
Layaknya kincir yang berputar...
Aku tak tau sampai kapan aku bahagia...
dan sampai kapan aku meragu...

Yang aku tau pasti...
Bahwa aku ingin berkata...
Dan meyakinkan diriku sendiri...
Bahwa aku baik baik saja...


Karya teman terbaikku Eka Maya Setiarini :))

Monday, August 26, 2013

Kamu





Kamu adalah apa yang selalu aku tulis 

Baik di hatiku, ataupun di setiap lembar catatanku 
Kamu adalah penghangat rasa rindu ini 
Setiap aku mengingatmu, disitulah kamu selalu ada untukku 

Kamu bukan hanya seorang pendamping untukku

Kamu bukan hanya seorang pengkritik untukku 
Kamu bukan hanya seorang pengingat untukku 
Tapi kamu adalah seorang yang bisa membawaku jauh lebih baik dari sebelumnya 
 

Amalia Rizqi Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang